Tugas(Proposal Penelitian)

APLIKASI E-VOTING PEMILIHAN KETUA OSIS SMK PGRI ROGOJAMPI BERBASIS WEB

Ajeng Trian Sari¹

 Teknik Informatika, STIKOM PGRI Banyuwangi

 Jl. Jend. A Yani 82, Banyuwangi, Jawa Timur, 68416

 Telp : (0333) 7700669, Fax : (0333) 7700669

E-mail: ajengtriansari@gmail.com

Abstrak – Dalam dunia pendidikan,teknologi berperan penting untuk menunjang proses belejar mengajar dan mendukung kegiatan yang ada disekolah,namun belum semua proses kegiatan yang ada didukung oleh teknologi,khususnya di SMK PGRI Rogojampi,dalam proses pemilihan Ketua OSIS,sistem yang dilakukan semuanya masih secara manual,hal itu dirasa kurang efisien dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat. Electronic voting (E-voting)  secara online dianggap lebih mudah dan lebih efisien, dikarenakan semua prosesnya sudah dilakukan oleh komputer,dalam proses pemilihanya memudahkan pengguna untuk memilih calon yang dipilihnya.  E-voting juga mempermudah dalam proses penghitungan suara,karena dilakukan secara online suara hasil pemilihan yang masuk bisa langsung diketahui tanpa harus menghitung kertas suara seperti proses pemilihan secara manual.

Implementasi pembuatan aplikasi E-voting menggunakan metode Model View Controller (MVC). Konsep ini pada dasarnya sebuah arsitektur untuk membuat sebuah aplikasi dengan memisahkan data (model) dan tampilan (view) dan cara bagaimana memprosesnya (controller). Aplikasi ini akan diimplementasikan menggunakan bahasa pemograman Php dan menggunakan database MySQL

Dengan adanya E-voting secara online, diharapkan akan lebih mempermudah dalam proses pemilihan ketua OSIS di SMK PGRI Rogojampi.

Kata kunci : E-voting,MySQL,MVC, Php.



1.Pendahuluan

Globalisasi yang sudah berlangsung merupakan kenyataan yang tidak dapat dihindari termasuk kelebihan dan kekurangannya,Hal ini berkat dari perkembangan dan kemajuan Teknologi informasi (TI). Berkembangnya teknologi sangat mendukung dan berperan penting dalam dunia pendidikan,hal ini dapat menunjang proses belajar mengajar dan hal lainya yang berhubungan dengan dunia pendidikan,tetapi untuk saat ini masih banyak kegiatan-kegiatan yang dilakukan belum tersentuh oleh teknologi,kegiatan tersebut masih dilakukan secara manual,Salah satu kegiatan yang belum tersentuh teknologi yaitu proses pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah ( OSIS ),di sekolah-sekolah semua prosesnya kebanyakan masih dilakukan secara manual,hal ini dirasa kurang efektif dengan berkembangnya teknologi sekarang,aplikasi Electronic voting (E-voting) dibutuhkan untuk proses pemilihan Ketua OSIS, karna sistem voting secara online sangat membantu voter/siswa untuk menentukan pilihanya.

E-voting secara online dianggap lebih mudah dan lebih efisien dikarenakan semua prosesnya sudah dilakukan oleh komputer. Aplikasi ini juga membantu pengguna untuk lebih mudah memilih dan menentukan calon mana yang akan dipilihnya. Aplikasi E-voting juga mempermudah dalam proses penghitungan suara,karena dilakukan secara online suara hasil pemilihan yang masuk bisa langsung diketahui tanpa harus menghitung kertas suara seperti proses pemilihan secara manual.

2. Landasan  Teori

2.1. E-voting

pengertian dari Electronic voting (E-voting)secara umum adalah pengguna teknologi komputer pada pelaksanaan voting. pilihan teknologi yang digunakan dalam implementasi dari E-voting sangat bervariasi,seperti penggunaan smart card untuk autentikasi pemilih,penggunaan internet sebagai sistem pemungutan suara,penggunaan touch screen sebagai pengganti kartu suara,dan masih banyak variasi yang digunakan (Azhari 2005).

Skema E-voting adalah satu set protokol yang menjaga keamanan atau kerahasiaan pemilih dalam melakukan pemilihan serta interaksi dengan panitia pemilihan dan perhitungan suara. E-voting biasanya dibedakan menjadi dua tipe yaitu online ( misalnya via internet) dan off line (menggunakan mesin perhitungan suara atau kertas suara).Tujuan dari keamanan sistem e-voting adalah untuk menjamin privasi atau kerahasiaan pemilih dan keakuratan pilihan.Keamanan sistem ini memiliki beberapa kriteria yaitu:

1.Eligibility:hanya pemilih yang terdaftar yang dapat melakukan pemilihan.

2.Unreusability:setiap pemilih hanya bisa memberikan satu kali pilihan.

3.Anonymity:pilihan pemilih dirahasiakan

4. Accuracy:pilihan tidak bisa diubah atau dihapus selama atau setelah pemilihan dan juga tidak bisa ditambahkan setelah pemilihan ditutup.

5.Fairness:perhitungan suara sebelum pemilihan ditutup tidak bisa dilakukan.

6.Vote and Go: pemilih hanya dapat melakukan pemilihan saja.

7. Public Verifiability: setiap orang dapat melakukan pengecekan pada berjalannya proses pemilihan (Canard & Sibert 2001).

2.2.  Model View Controller Framework

MVC adalah sebuah metode untuk membuat sebuah aplikasi dengan memisahkan data dari database(Model), tampilan (View) dan bagaimana logika untuk memprosesnya (Controller) (Radek,2009). Konsep MVC ini diperkenalkan dengan tujuan untuk memudahkan bagi para pengembang aplikasi berbasis web dalam mengembangkan aplikasinya. Untuk memahami metode pengembangan aplikasi berbasis MVC,diperlukan pengetahuan tentang pemrograman berbasis objek(OOP).

Seiring dengan perkembangan teknik pemrograman, saat ini banyak aplikasi-aplikasi yang dikembangkan untuk mempermudah developer dalam pembuatan sebuah aplikasi website. Banyak kemudahan yang ditawarkan oleh aplikasi tersebut, misalnya sudah disediakan berbagai macam library dan plugins yang siap pakai sehingga pengembang tidak perlu bersusah payah membangun aplikasi web mulai dari awal lagi. Ketika menggunakan aplikasi yang berbasiskan MVC, programmer harus mengikuti aturan-aturan yang sudah disediakan di dalamnya (Supaartagor, 2011).

2.3.  CodeIgniter MVC Framework

CodeIgniter adalah sebuah framework PHP open source yang dikembangkan oleh EllisLab. Framework ini sudah mendukung konsep MVC (Model View Controller) yang membedakan antara logika dan tampilan, sehingga pemrosesan aplikasi bisa dipecah-pecah menjadi beberapa bagian yang lebih spesifik. Selain itu, CodeIgniter juga telah menyediakan berbagai library yang siap pakai dan memungkinkan proses pembuatan aplikasi web menjadi lebih cepat (CodeIgniter User Guide, 2011).

CodeIgniter membutuhkan resource yang sedikit, sehingga ringan dan cepat ketika dijalankan. Karena ketika pertama kali dijalankan, kita bisa menyesuaikan library yang akan dipanggil ke dalam aplikasi. Dokumentasi yang lengkap juga menjadi salah satu kelebihan framework PHP ini,sehingga sangat memudahkan bagi pemula dalam mempelajari lingkungan pengembangan website berbasis CodeIgniter (CodeIgniter User Guide,2011).

2..4. MYSQL

MySQL merupakan sebuah software sistem manajemen basis data SQL atau DBMS yang multithread dan multiuser. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai software gratis di bawah lisensi GNU General Public Licence (GPL), tetapi mereka juga menjual di bawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak sesuai dengan penggunaan GPL. MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia MySQL AB, dimana memegang hak cipta hamper atas semua kode sumbernya. Kedua orang Swedia dan satu orang Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah: David Axmark, Allan Larsson, dan Michael “Monty” Widenius.

MySQL adalah sebuah program database server yang mampu menerima dan mengirim datanya dengan sangat cepat, multi user serta menggunakan perintah standar SQL (Structured Query Language)(Bunafit Nugroho,2005).

3. Desain Sistem

3.1. Desain Logical Database

Pada penelitian ini, database yang digunakan untuk menyimpan data ialah database MySQL dengan menggunakan teknik normalisasi guna mengoptimalkan database secara logikal sehingga dapat memudahkan relasi antar tabel agar lebih terintegrasi dan mencegah terjadinya redundansi data.

Tabel-tabel yang dibutuhkan dalam aplikasi CMS sekolah ini ialah sebagai berikut : tabel absensi, tabel agenda, tabel album galeri, tabel berita, tabel data, tabel download, tabel galeri, tabel gambar, tabel jawaban polling, tabel kelas, tabel kepegawaian, tabel menu, tabel pengumuman, tabel pesan, tabel siswa, tabel soal polling.

1

Gambar 1 : Desain tabel untuk mendapatkan informasi voting, data siswa, hasil voting, dan data admin.

Pada Gambar 1 desain table diatas menjelaskan struktur database pada e-voting sistem pemilihan ketua osis.tabel pemilihan berisi id voter dan id calon yang dipilihnya,jika id voter sudah ada dalam table tersebut maka voter tidak bisa melakukan vote lagi,karna vote sudah melakukan voting,dalam table kandidat berisi data-data calon ketua osis,jika ada action pada table pemilihan ,maka jumlah susra pada table kandidat akan bertambah sesuah id_kandidat yang ada pada table pemilihan. Tabel kelas berisi nama-nama kelas, dan tabel siswa berisi data tiap siswa dan id kelas,tabel waktu voting berfungsi intuk menampilkan form voting dan form hasil voting, jika waktu pemilihan masih aktif form voting masi aktif dan hasil voting masih belum keluar, dan jika waktu pemilihan sudah tidak aktif ,maka sebaliknya,hasil voting akan keluar,dan form voting ditutup.

3.2. Desain Aplikasi E-voting Ketua OSIS

Proses mendesain pembangunan aplikasi dijabarkan dalam activity diagram dan class diagram, yaitu activity diagram dan class diagram untuk halaman web yang berisi menu voting dan hasil voting dan halaman administrator yang akan melakukan manajemen pengilahan data data website.

2a

Gambar 2 : Avctivity diagram aplikasi  E-voting   untuk halaman web.

Pada Gambar 2 Activity diagram aplikasi E-voting web diatas menggambarkan kejadian dalam halaman web.siswa /voter pertama harus login untuk masuk ke halaman web tersebut,jika siswa tidak terdaftar sebagai voter ,maka siswa tersebut tidak bisa masuk ke dalam web voting,dalam web voting terdapat dua menu yaitu menu pilih calon dan hasil voting,jika siswa masul saat waktu voting masih aktif,siswa bisa melakukan proses vote calon ketua osis,tetapi hasil voting masih belum bisa dilihat, jika siswa login saat waktu voting sudah habis, siswa tidak bisa lagi melakukan voting ,tetapi siswa masih bisa melihat hasil voting.

3.1

Gambar 3 : Class diagram aplikasi  untuk halaman login ke halaman web dan halaman admin

3.2

Gambar 5: Class diagram aplikasi  untuk halaman Administrator

4. Hasil Uji Coba

4.1. Uji Coba Aplikasi Untuk Halaman web voting

Uji coba dilakukan dengan menggunakan spesifikasi software browser Google Chrome, web server Apache, database server mysql, sistem operasi Windows 7. Dan untuk hardware menggunakan laptop dengan processor Core I2 2,2 Ghz, memory 4 GB, harddisk 500 GB.

Contoh tampilan aplikasi untuk halaman web voting yang diakses melalui browser Google Chrome terlihat pada gambar 6, 7 dan 8.

5

Gambar 6  :  Tampilan aplikasi E-voting ketua osis untuk halaman index web yang diakses dengan browser Google Chrome

 8

Gambar 8  :  Tampilan aplikasi E-voting ketua osis untuk halaman hasil voting  yang diakses dengan browser Google Chrome

 7

Gambar 7  :  Tampilan aplikasi E-voting ketua osis untuk halaman pilih calon  yang diakses dengan browser Google Chrome

4.2. Uji Coba Aplikasi CMS Sekolah Untuk Halaman Administrator

Gambar dibawah ini menunjukkan administrasi pengaturan data-data website ke dalam database.

9

Gambar 9  :  Tampilan aplikasi E-voting halaman Administrator untuk menampilkan data kelas yang diakses dengan browser Google Chrome

10

Gambar 10 :  Tampilan aplikasi E-voting halaman Administrator untuk insert  data siswa yang diakses dengan browser Google Chrome

 

5. Kesimpulan dan Saran

5.1. Kesimpulan

Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah:

1. Hasil voting bisa langsung dilihat setelah proses voting selesai tanpa harus menghitung kertas suara secara manual

2. Proses pemilihan calon dilakukan secara online tanpa harus memilih calon dengan kertas suara,seperti yang dilakukan proses voting secara manual.

3. Framework CodeIgniter yang berbasiskan Model View Controller (MVC) dengan tambahan jQuery framework javascript berhasil dimanfaatkan untuk membangun aplikasi E-voting pemilihan ketua osis

4. Teknik normalisasi dapat diterapkan dengan baik pada aplikasi ini, guna mengurangi redundansi data pada database dalam skala besar. Sehingga dihasilkan desain pada relasi database yang terintegrasi dan kinerja yang optimal

5.2. Saran

Aplikasi E-voting pemilihan Ketua Osis ini masih belum dilengkapi dengan security ,maka disarankan untuk menggunakan metode scryt and vote untuk pengembangan aplikasi E-voting ini,guna menjaga keamanan data pemilihan dan hasil suara voting. pengembangan untuk view yang dikhususkan untuk diakses oleh perangkat handphone. Bisa memanfaatkan framework jQueryMobile. Selain itu juga bisa dikembangkan ke arah web service, yang lebih hemat sumber daya. Untuk sisi client, data-data profil sekolah bisa diakses melalui sebuah aplikasi yang berjalan pada berbagai platform perangkat mobile seperti Android.

6. Daftar Pustaka

 

Isnaini, Muhammad Fikri . ( 2009 ), “Analisis dan Implementasi E-voting Sistem pada Pemilihan Kepala Daerah”, Institut Pertanian Bogor.

Nogroho, Bunafit. (2005). “Database Relasional dengan  MySQL”. Yogyakarta: Andi.

Supaartagor, Chanchai., 2011. PHP Framework For Database Management Based on MVC Pattern. Thailand : Ubon Ratchathani University.

Kadir, Abdul. “2003. Pemrograman Web Mencakup : HTML, CSS, Javascript & PHP”. Yogyakarta : Penerbit Andi.

Radek Stepan.2009. “Kreus CMS & Fari MVC Framework, Dissertation Candidate”.

Megariza. ( 2012 ). “Desain Interaksi dalam Pengembangan Aplikasi E-Voting”(Studi Kasus: Pemilihan Umum Raya KM-ITB) ,Institut Teknologi Bandung Bidang Teknik Elektro dan Informatika. Vol 1, No 2.

Kurniawan, Sigit. , Wuryandari,Aciek Ida. ( 2012 ),“Perancangan Model Pemungutan Suara Elektronik (e-Voting)”,Institut Teknologi Bandung. Vol 1,no2.

PA, Deby Yowana. Solikin. Ramadhani, Kurniawan Nur. -,  “Pembangunan Modul Manajemem Kandidat dan Pemilihan pada CMS E-voting QUADRO 7 (Simulasi : Pemilu Raya Mahasiswa Politeknik Telkom Bandung) Politeknik Telkom Bandung.

Rokhman, Ali. (2011), “Pprospek dan Tantangan Penerapan E-voting di Indonesia “.Program Pascasarjana Ilmu Administrasi. Universitas Jenderal Soedirman.

CodeIgniter User Guide. 2011. “CodeIgniter User Guide Version 2.0.0”, Available at: http://www.codeigniter.com/user_guide [Accessed 10 September 2011].

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s